Kamis, 10 Maret 2011

Uji T-Test

Nama               : Kadek Sony Restiawan
NIM                : 0913031024
Jurusan/Fak     : Pendidikan Kimia/ MIPA

1.      Uji t-test
è Judul
Perbedaan Kecepatan Membaca antara SD A dan SD B
è Rumusan Masalah
Adakah perbedaan kecepatan membaca antara SD A dan SD B ?
è Rumusan Hipotesis
Ho      : Tidak terdapat perbedaan kecepatan membaca antara SD A dan SD B
Ha      : Terdapat perbedaan kecepatan membaca antara SDA dan SD B
è Uji Hipotesis
No. Sampel
Kecepatan membaca SD A
Kecepatan membaca SD B
1
65
65
2
72
79
3
50
52
4
68
73
5
72
80
6
60
65
7
55
60
8
65
73
9
70
80
10
75
78

n1 ­= 10
n2 ­= 10
1 = 65,2
2 = 70,5
S1 = 8,0
S2 = 9,6
S12 = 64,0
S22= 92,7

           Untuk menentukan rumus t-test yang digunakan , maka perlu dulu varians ke dua sampel homogen atau tidak. Pengujian homogenitas varians digunakan uji F dengan menggunakan rumus :
F =
Dalam tabel di atas dapat dilihat bahwa varians ( kuadrat dari simpangan baku) terbesar adalah 83,8 dan terkecil 64,6. Sehingga :
F =  =  = 1,4
Jadi didapatkan Fhitung sebesar 1,4. Kemudian F hitung dibandingkan dengan F tabel dengan :
dk pembilang = 10-1 = 9
dk penyebut = 10-1 = 9
dengan taraf kesalahan ditetpkan sebesar 5% maka harga F tabelnya sebesar 3,18.
           Dalam hal ini berlaku ketentuan, bila harga F hitung lebih kecil atau sama dengan F tabel ( F hitung ≤ F tabel ), maka Ho diterima dan Ha ditolak dan variansnya homogen.
           Dari hasil perhitungan, didaptkan F hitung sebesar 1,4 dan F tabel sebesar 3,18 sehingga Ho nya diterima sedangkan Ha ditolak dan variansnya bersifat homogen.
           Varians homogen dan jumlah sampel 1 sama dengan jumlah sampel 2, sehingga rumus yang digunakan bisa separated varians maupun polled varians
 =  =
Dari hasil perhitungan didapatkan t hitung sebesar -1,3. Selanjutnya harga t hitung dibandingkan dengan harga t tabel. Dengan derajat kebebasan
dk = ( n1 + n2 ) – 2 = (10 + 10 ) -2 = 18
jadi didapatkan derajat kebebsannya 18, kemudian dilihat pada tabel  distribusi t sehingga diperoleh nilai 2,101. Berdasarkan perhitungn dan nilai t tabel yang diperoleh ternyata t hitung lebih kecil dari pada t tabel (   - 2,101 < -1,3 < 2,101 ), sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.
è Kesimpulannya :
Tidak terdapat perbedaan kecepatan membaca antara SD A dan SD B







2.      Uji Anava
è Judul Penelitian
Perbedaan Jumlah Penjualan Ban merk A, B dan C
è Rumusan Masalah
Adakah perbedaan jumlah penjualan ban merk A, B, dan C ?

è Rumusan Hipotesis
Ho      : Tidak terdapat perbedaan jumlah penjualan ban A, B, dan C
Ha      : Terdapat perbedaan jumlah penjualan ban A, B, dan C
è Uji Hipotesis
No. Sampel
Merk Ban
Jumlah Total
A
B
C
X1
X12
X2
X22
X3
X32
X
X2
1
19
361
27
729
22
484
68
1574
2
15
225
26
676
25
625
66
1526
3
21
441
24
576
24
576
69
1593
4
19
361
25
625
26
676
70
1662
5
16
256
23
529
23
529
62
1314
Jumlah
90
1644
125
3135
120
2890
335
7669
N
5
5
5
5
5
5
18

25

24

S
2,45

1,58

1,58

S2
6

2,5

2,5







Jk tot =  = 7669 -  = 7669 – 7481,67 = 187,33
Jk ant =  
Jk ant =
Jk ant = 1620 + 3125 + 2880 – 7481,67 = 143,33
Jk dal = JK tot – JK ant = 187,33 – 143,33 = 44,00
MK ant =  =  = 71,66
MK dalam =  =  = 3,67
F hitung =  =  = 19,52
Didapatkan nilai F hitung, yang kemudian dibandingkan dengan F tabel yang diperoleh dari
Dk pembilang : m – 1 = 3-1 =2
Dk penyebut  : N-m = 15 – 3 = 12
Dengan taraf kesalahan yang sudah ditetapkan yaitu sebesar 5%, maka didapatkan nilai F tabel sebesar 3,88
Ternyata F hitung lebih besar dibandingkan dengan F tabel ( 19,52 > 3,88 ), maka hipotesis penelitiannya ditolak dan hipotesis alternatif diterima
è Kesimpulan
Terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban A, B, dan C

è Uji pasca Anava
è Uji Hipotesis
1.      Ho : tidak terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban A dan B
Ha : terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban A dan B
2.      Ho : tidak terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban A dan C
Ha : terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban A dan C
3.      Ho : tidak terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban B dan C
Ha : terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban B dan C
Uji pasca anava ini menggunakan Uji LSD ( Last Significant Diffence)
LSD = t tabel  
-          KGT = MK dalam = 3,67
-          Menentukan nilai t tabel, dengan melihat tabel distribusi t untuk taraf kesalahan 5%, dk = N-k = 15 – 3 = 12, diperoleh  nilai t tabel sebesar 2,18.
-          LSD = 2,18 = 2,18 x 1,21 = 2,64
-          Mencari perbedaan rata – rata kelompok.
Menghitung rata- rata masing – masing kelompok
X1 =  18
X2 =  25
X3 =  24
Selanjutnya berdasarkan rata – rata masing – masing kelompok tersebut dibuatkan sebuah tabel perbedaan rata – rata antar kelompok sebagai berikut :


X1
X2
X3
X1
-
7
6
X2
7
-
1
X3
6
1
-

-          Nilai LSD 2, 64, apabila nila pebedaan rata-rata lebih besar dari pada LSD maka terdapat perbedaan.
Sehingga :
X1  ≠ X2
X1 ≠ X3
 X2 = X3
-          Kesimpulan
n  Terdapat perbedaan jumlah penjualan antara merk ban A dan B
n  Terdapat perbedaan jumlah penjualana merk ban A dan C
n  Tidak terdapat perbedaan jumlah penjualan merk ban B dan C

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar